PANDUAN / 01
Checklist dokumen: dari persyaratan ke daftar kerja
Ubah daftar persyaratan menjadi daftar kerja yang bisa diperiksa satu per satu.
1. Simpan sumber persyaratan
Mulailah dari instruksi pihak penerima. Catat alamat halaman atau nama surat dan tanggal Anda membacanya. Bila instruksi berubah, simpan versi sebelumnya agar perubahan dapat ditelusuri. Jangan menyusun daftar wajib hanya dari contoh di internet.
2. Buat empat kolom sederhana
| Berkas | Sumber | Status | Tindak lanjut |
|---|---|---|---|
| Formulir dari penerima | Portal resmi | Perlu diperiksa | Cocokkan versi formulir |
| Bukti transaksi terkait | Arsip pribadi | Salinan tersedia | Periksa keterbacaan |
| Catatan kejadian | Catatan pribadi | Belum lengkap | Tambahkan sumber tanggal |
3. Bedakan tersedia dan sudah diperiksa
File yang ada belum tentu siap dikirim. Gunakan status seperti belum tersedia, tersedia, perlu diperbaiki, dan siap. Periksa jumlah halaman, orientasi, nama dokumen, serta kecocokan dengan instruksi penerima.
4. Tutup daftar dengan pemeriksaan akhir
Cocokkan daftar dengan folder pengiriman, bukan dengan folder kerja. Catat berkas yang masih kurang dan pertanyaan yang harus dikonfirmasi. Jangan menandai lengkap sebelum setiap baris diperiksa.
Berikutnya, susun kronologi agar bukti mempunyai konteks, lalu gunakan pemeriksaan sebelum mengirim.